Aranged marriage[series] part 1

Aranged marriage[series] part 1

Title : aranged marriage

Main cast : cho kyuhyun, park youngi(OC), lee donghae, victoria, and etc-

Genre : romantic, married life(?)

Rating :+15

Lenght : series

Disclaimer : cerita ini hanya fiksi belaka yang saya dapatkan dari imajinasi saya. DON’T BE SILENT READER!!

Author pov.

“KYAAA ahjussi , berhenti kauuu….” teriak seorang wanita berparas tomboi tsb sambil berlari2 mengejar seorang ahjussi yang bru saja mengambil uang 10.000 won yang akan dia gunakan untuk membayar jajangmyun.

Seorang pemuda di seberang jalan yang tengah melihat adegan itu pun kaget sekaligus senang “eoh, bukan kah itu agasshi, ayo cpt tangkap dia…….. huh, akhirnya aku menemukan mu juga agashi” perintah seorang pemuda tampan  kepada bawahannya untuk menangkap seorang gadis yang tengah mengejar2 seorang ahjussi yg telah mencuri uangnya, yapp siapa lagi kalau bukan park youngi…

“ baik tuan”

“ huh, akhirnya aku menemukan mu juga, sekarang aku bisa bernafas lega” drrt…ddrrttt…ddrrttt…. tiba2 suara getar ponsel membuyarkan lamunan si pemuda tampan tsb.

‘donghae-ahh.. eotte? Apa kau sudah menemukannya?’ kata seseorang di seberang telepon yang tak lain dan tak bukan adalah ayah dari park youngi

“ahh nde sajangnim, saya sudah menemukannya, kami sedang berusaha menangkapnya”

‘baguss, dengan begini aku bisa melanjutkan rencanaku’

“nde sajangnim” jawab donghae denagn gugup sambil menutup telepon nya

Youngi pov.

“kyaaa ahjussiii……..” aku terus mengejarnya, bagaimana pun aku tidak peduli berapa yang dia ambil, aku hanya tidak suka jika hak miliki di ambil tanpa seizin ku, begitupun juga dengan kebahagiaanku. Tapi, tiba2 ada  tangan kekar yang mengamit lengan ku kasar.”kyaaaa” teriakku yang tidak terima atas perlakuannya, apa2an ahjussi satu ini menggagalkan rencanaku, eh, tapi sepertinya aku mengenal orang ini, eohh bukankah ini anak buah pengawal lee donghae yang aku tau ini adalah pasti suruhan appa ku, akhh eottokhae?? “ agasshi, ayo pulang” titah nya sambil mengeratkan tangan ke lengan ku agar aku tidak lari lagi. “shirro” tolakku sambil berusaha melepaskn cengkraman nya, huh, sungguh payah, bagaimana hal seperti ini akan terjadi pada ku, seseorang tolong lah aku.

“agasshi, aku tidak peduli kau ingin pergi, hilang, ataupun kemnapun yang kau mau, aku benar2 tdk perduli, tapi kau tau, aku tidak ingin hanya gara2 sifat mu yang kekanak kanakan seperti ini keluarga ku tidak bisa bahagia. Kau tau, aku sangat kenyang dengan tingkah mu yang seperti ini. Ini adalah kesempatan terakhirku, jika aku tidak bisa menangkap mu, maka aku dan tuan  lee donghae akan dikeluakan oleh appa mu. Aku tidak ingin itu terjadi. Jadi kumohon kembalilah, jebal!” jelasnya panjang lebar yang seakan akan membuatku sadar akan tingkah ku ini.

Dia menarik ku paksa, terpaksa mau tak mau aku harus mengikutinya. Beberapa kali aku mencoba memberontak tapi percuma saja aku tidak bisa menandingi tengaga si paruh baya ini.

“tuan, aku sudah menemukannya” kata lelaki paruh baya di samping ku ini, kaca mobil pun terbuka dan lihatlah, huh wajah menyebalkan itu, aku bertemu lagi dengan nya. Aku sangat membenci manusia  ikan(?) ini. Kenapa? Gara2 dia setiap rencana ku untuk melawan rencana appa gagal. Ini keempat kali nya aku gagal dari rencana ku untuk kabur dari rumah. Kalian pasti bertanya2 kenapa aku kabur dari rumah? Kalian akan mengetahui kisah hidup ku yang tragis nanti(?).

“ kya agasshi, kau dari mana saja? Sudah 2 hari kau tidak pulang dan ini yang ke4 kalinya kau kabur dari rumah, eomma mu sangat memikirkan mu. Apa kau baik2 saja? Bagaimana keadaan mu?” lihatlah sifatnya yang sok perhatian tsb, aish jinjja jika aku bisa membunuh, akan ku bunuh ajussi sok tampan satu ini. Ini semua terjadi gara gara dia, dia yang mengusulkan hal ini pada appa ku dan appa ku langsung menyetujui nya.

“ ya ahjussi, ssikirro, berhenti menghujami ku dengan serib u pertanyaan mu yang tidak terlalu berharga tersebut” bentakku dingin pada lelaki di samping ku ini. Sebenarnya aku cukup salut dengan sifatnya itu, sudah berkali kali aku membentak nya seperti itu, kadang juga aku menggigitnya, memukulnya, tapi dia sama sekali tidak melakukan apa apa pada ku,malah sebaliknya, dia malah memperlakukan ku dengan lembut. Entah apa yang ada di pikiran lelaki ini.

“Baiklah, aku akan diam, tetapi kau harus pulang. Jja” ajak nya dengan lemah lembut. Huh, lee donghae, jika saja kau bukan pengwal ku, aku akan meminta appa untuk menjadikan mu calon suami ku kelak, tetapi syang sekali, peraturan keluarga kami berbeda, appa ku tidak mengizinkan ku untuk jatuh cinta kepada seorang bawahan dari appa ku. Gadis mana yang tidak jatuh cinta pada seorang lee donghae. Mungkin dia itu pantas di sebut sebagai calon suami idaman para wanita. Tampan, berwibawa, penyayang, sabar dan yang aku paling salut dari dia adalah seseorang pria yang setia. ^^

Skip>>>

–At park’s family house—

Huhhh….. keadaan seperti ini lah yang paling aku benci. Yah, pulang kerumah bersama dengan pengawal pengawal ini.

“sajangnim…sajangnim….” teriaknya di depan pintu rumah ku ini yang sangat besar.

“aish jinjja, KYA AHJUSSI, neol mwoanaenggoya? Kau terlalu bersemangat sekali, kau tau, telinga ku sakit mendengar mu berteriak seperti itu. Geurigo, ige…. lepaskan” kata ku tegas kepada si ahjussi tampan ini. Eh, seharusnya aku tidak memenggilnya dengan sebutan ahjussi, dia ini hanya lebih tua 5 tahun dengan umur ku. Akhh, sudahlah, lagi pula aku lebih senang memanggilnya degan sebutan ahjussi. Aku sangat senang menggagu nya. Kekekke~

“ah mianhe agashi…”hormat si ahjussi tampan ini tanpa melepas kan cengkramannya di lenganku katrena dia takut aku lari dan kabur lagi. Huh, aku makin penasaran, terbuat dari apa hati si ahjussi ini hingga begitu sabar menghadapi ku yang keras kepala dan kasar ini. Aish jinjja..

Tak lama setelah ahjussi tampan ini berteriak, munculah seorang pria paruh baya yang aku yakin itu adalha appa ku, dan seorang wanita paruh baya yang aku yakin juga itu adalah eomma ku. Eh tapi, siapa kedua pasang suami istri paruh baya yang berdiri di samping eomma appa ku?.

Eomma langsung menyambutku dengan pelukan hangat nya, oohh.. aku lumayan rindu dengan pelukan ini. “aihyuu, kau dari mna saja?huh? aku sangat menghawatirkan mu, kau tau, aku kira kau sudah bunuh diri dan mati. Oh tuhan, terima kasih telah membawa nyawa putri tercinta ku ini dengan selamat sampai rumah. Huuhh… kau pulang tepat waktu sayang..eomma jeongmal boggoshippo… ” heeh, lihatlah eomma ku ini, dia begitu menghawatirkan ku. Mianheyo eomma…

“nado boggoshippo eomma..”

Pleetaakk…….pletaakk……

“aigoo… jika kau juga rindu pada eomma mu ini, mengapa kau tidak langsung pulang dan memeluk eomma mu ini sepuasmu huh?, kau memang menyusahkan” aishh… appa ku langsung menjitakku dan memarahiku,” aigoo appa, aku baru pulang mengappa sudah kau marahi ku, huh? Apa kau tidak kasihan pada putrimu yang cantik ini? Aishh jinjja”gerutu ku pada appa. Kalian tahu, sebenarnya aku kabur dari rumah karena eomma-appa ku akan menjodohkan ku dengan anak rekan kerja nya. Huh, seperti dalam dongeng, sangat kuno.  pandangan ku lalu beralih ke dua orang sepansang suami istri paruh baya yang aku yakin pasti rekan kantor appa ku. Aku pun yang merasa penasaran langsung membisikan sesuatu pada appa. Sepertinya mereka rekan kerja appa yang anak nya akan dijodohkan pada ku. ‘Youngi-ah, kau ahrus berfikir positif, mereka hanya teman lama appa ku. Oke tenang, aku yakin, sepertinya mereka menggagalkan acara perjodohannya karena mereka takut aku akan kabur lagi. Hehehe’ kata ku dalam hati. Aku mencoba menenangkan diriku sejenak.

“geunde appa, geu saram nuguya? Apakah mereka teman lama appa. Huuh.. aku sangat iri padamu, mengapa kau mempunyai banyak teman, sedangkan aku yang jauh lebih cantik hanya mendapatkan teman yang sedikit.”

“ahh, aku hampir lupa, tuan cho, kenalkan ini putri ku yang sering ku ceritakan padamu. Ehhmm, walaupun dia sedikit nakal, tapi aku yakin dia memiliki hati yang tulus seperti appa nya”

“cihh, percaya diri sekali dia” gumamku yang aku yakin pasti mereka mendengar gumaman ku. Aku memamg selalu seperti ini pada appa, kami sudah biasa jika dalam keadaan seperti ini. Walaupun begitu, aku tetap salut pada appa ku ini. Walau pun aku sering membakangkang pada nya, tetapi dia selalu menyangangi ku dan memberikan semua apa yang ku mau, tetapi sepertinya kali ini tidak.

“youngi ah~. Kenalkan calon mertua mu. Ini tuan cho, dan ini nyonya cho” geure, kali ini omma yang berbicara mengenalkan ku pada temannya itu.
“OMO, kau sangat cantik youngi, aku yakin putra ku pasti akan menyukaimu, mian kami tidak memberitahu mu dulu. Aku yakin kau pasti akan menyukai putra ku, dia anak yang tampan. Suatu saat kau pasti akan berterima kasih pada kami yang telah menjodohkan mu” puji wanita fashionable ini yang aku kenal adalah nyonya cho.

“hmmm.. eomma, appa. Kali ini aku mohon, buttakheyo. Aku masih ingin bermain, aku belum siap untuk menjalani kehidupan rumah tangga. Eomma jebal!!!”

“sssttt diamlah, jika kau memberontak sekarang keluarga kita akan malu” bisik eomma pada ku, huh, eomma sangat jahat.

“tapi eomma, kau tahu, putrimu yang cantik ini sudah memiliki pacar. Kau tahu bagaimana sakit hatinya jika pacarku tahu jika aku akan segera menikah dengan orang yang belum pernah ku temui. Eomma, kau pasti pernah merasakannya karena kau dulu pernah muda” balas ku dengan bisikan pada eomma. Semoga eomma merespon ucapan ku tadi.

“kau terlambat sayang jika pacarmu itu tahu, katakan saja padanya ‘kau lah yang terburuk, jangan pernah bermimpi untuk menikah dengan gadis kaya seprti ku’ katakan itu pada nya”

“eomma…. aku tidak sedang bercanda”

“eomma juga tidak sedang bercanda sayang. Cah.. lebih baik kau bersikap baiklah pada calon mertua mu itu” lihatlah eomma ku ini, dia mengatakannya sambil menyikut lengan ku. Seperti nya debat bisik berbisik kami berakhir, aku kalah telak dari eomma. Ughh aku sangat jenuh dengan semua ini.

Selagi mereka berbincang bincang ria, tiba tiba ide evil muncul dari otakku. Selagi dongahe dan rekan rekannya makan siang atas perayaan menemukanku sebagai award yang di janjikan appa ku, aku akan mencoba melarikan diri dan aku akan mencari pria bayaran untuk ku sewa menjadi pacar pura pura ku agar eomma menggagalkan rencana nya. Eomma appa, lihat saja putri mu youngie akan mencoba menggagalkan segala cara untuk  acara perjodohan yang konyol ini. Apapun itu aku akn melakukannya. Aku takut jika nantinya calon suami yang akan eomma jodohkan pda ku itu jelek, culun, memalukan. Arrghhh.. andwe… aku tidak akn membiarkkan itu terjadi.

“OMO, eomma. Ponselku sepertinya terjatuh di dekat gerbang depan” baiklah akting ku sekarang dimulai. Semoga mereka tertipu dengan perkataan dan akting ku

“aku tahu akal mu sayang, kau mau mencoba membohongi kami dengan akting mu yang buruk itu dan mengatakan bahwa ponsel mu jatuh di gerbang depan lalu kau melarikan diri lagi. Eo?. Damn it, appa mengetahui nya. Tapi tenang, aku sudah memikirkan ini dari tadi.

“jinnja. Nega gotjimall anirago. Jika appa meragukanku appa boleh mengambil dompet ku agar aku tidak bisa pergi lagi kemana mana. Appa tahu kan tanpa danya dompet ku ini aku tidak bisa kabur, tidak bisa pergi ke sauna, hotel dan aku juga tidak bisa makan. Begini juga aku seorang wanita appa yang suka merawat tubuhnya dan seperti nya sangat tidak elit jika aku harus mati akibat kelaparan karena kabur dari rumah. Huh, memalukan sekali jika itu terjadi. Ige, appa ambilah dompet ku dan percyalah pada ku aku tidak akn kabur. Lagi pula di depan gerbang sana sudah ada security. Appa bisa minta tolong pada nya”

“appa akan membelikannya lagi untukmu. Jangan takut”

“geunde appa…”

“tuan park, sepertinya kali ini dia tidak berbohong. Biarkan dia keluar mencari ponselnya sebentar. Dan juga youngie, ahjumma harap kau bisa kembali secepatnya karena putra ahjumma sudah dalam perjalanan menujukemari. Kau jangan takut, dia lebih suka penampilan simple sepertimu ini, jadi jangan mempolesi wajah mu dengan make up lagi. Kau begini sudah lebih cantik. Cah, sana pergilah cari ponsel mu yang hilang” daebakkk. Terima kasih tuhan karena kau telah membantuku.

“ah, ahjumma. Jeongmal gamsahamnida telah membantuku. Lihatlah appa, ahjumma ini bahkan lebih mempercayaiku. Appa harus belajar banyak dari nyonya cho “ hahah, nyonya cho, kau sangat membantu, tapi sangat maaf ny.cho karena sebentar lagi aku kan mengecewakanmu, jeongmal mianhae nyonya cho. Hehehe.. aku pun segera membungkuk pada mereka untuk pergi.

‘eomma appa mianhae karena telah membohongi mu’

Aku pun segera berlari menuju gerbang depan rumahku. Tapi sial, aku lupa ada security.baiklah tenag youngie, kau harus berhasil kali ini.

“agashi, anda tidak boleh pergi” perintah satpam itu pada ku. Huh, tantangan kedua ku.

“geunde ahjussi, aku telah pamit pada appa ku.:” kataku mencoba menjelaskan pada nya. Tiba tiba ide jahil terlintas di fikiranku

“eoh appa, lihatlah dia tidak memberiku izin keluar” sontak satpam itu pun berbalik lalu membungkuk pada objek kosong yang ku gunakan sebagai appa ku. Hahaha kau tertipu ahjussi. Mianhaeyo. Tanpa ba bi bu lagi pun aku langsung melesatkan diri untuk pergi, Tak ku dengarkan teriakan satpam tersebut yang mencoba memanggilku. Eh,      tapi tibs tiba ada sebuah mobil yang baru tiba di depan rumah ku. Uh siapapun yang mempunyai mobil ini sangat mengganggu ku. Kumuhon pergilah. Dan tiba tiba ada seorang namja keluar dari mobil itu. Ntahlah siapa pun itu aku tidak perduli, sepertinya dia tamu tetangga depan rumah ku, sepertinya dia bisa menjadi objek tipuanku berikutnya. Aku pun berhenti di depan nya sejenak sambil menstabilkan nafasku yang habis kugunakan untuk berlari larian.

“ya ahjussi tampan, maukah kau membantuku, eo? Aku akan memberikan apapun yang kau mau asal kau membantuku. Uang! Aku akan berikan pada mu sebanyak yang kau mau. Eo? Jebal bantulah aku” pintaku memelas pada ahjussi tampan ini, bahkan aku sudah menggunakan jurus andalan ku , yaitu memakai puppy eyes ku untuk meminta tolong pada namja ini.

“apa bahkan jika aku meminta tubuhmu kau akan memberikannya”

“MWO?”

“apa semurah itu harga dirimu? Baiklah jika begitu aku akan membantumu. Satu bantuan untuk satu malam. Bisakah?” sentak pun aku kaget apa yang dia katakan. Baiklah tuan, sepertinya perkataanmu yang pedas itu perlu di beri sedikit pelajaran dan pipi mu itu sepertinya perlu sedikit sentuhan keras dari tangan mulusku ini. tapi Saat hendak akan melayangkan tangan ku pada pipi berjerawatnya tiba tiba dia menahan tangan ku dan………..

Kyuhyun pov

Sekarang aku sedang dalam perjalanan menuju kawasan rumah yang eomma perintahkan padaku. Huh, seprtinya hari hari ku akan sangan amat membosankan mulai sekarang dan seterusnya. Mau tidak mau aku harus menuruti perintah eomma. Dia mengatakan pada ku untuk menurutinya melakukan acara perjodohan. Awalnya aku menolak, aku sangat tidak setuju dengan acara perjodohan ini. Sangat kuno. Eomma sangat tidak mengerti keadaan ku, aku sudah memiliki victoria dan aku sangat mencintainya. Tapi bagaimana pun dia adalah orng tua ku yang tidak bisa ku lawan. Eomma mengancam akan menurunkan jabatan kerja ku dan mengusirku dari rumah dan menyuruhku untuk hidup pada victoria selamanya tanpa memperdulikan orang tua, dan satu lagi, aku akan di coret dari daftar warisan appa ku. Akhh, aku tidak mau hal tersebut terjadi. Lebih baik aku menurutinya, bahkan eomma appa ku mengatakan pada ku jika aku menurutinya aku akan di jadika direktur utama di perusahaan appa ku dan aku akan menerima setengah harta waris appa ku. Apa salah nya jika aku menurutinya, algi pula aku kan membuat wanita yang di jodohkan padaku itu untuk tidak betah pada ku dan akhirnya meminta cerai pada ku. Hahaha kejam memang. Kalian pasti bertanya tanya bagaiman akau bisa menegnal victoria dan menjalin hubungan spesial dengannya kan? Victoria adalah sekretaris di perusahaan appa ku. Aku menyukai nya ah ani, mencintai nya sejak pandangan pertama. Menurutku dia cantik, gadis yang sopan dan aku menyukai segalanya yang ada pada dirinya. Tapi cinta kami terhalang kedua orang tuaku. Orang tuaku tidak menyukai victoria, awalnya mereka mencoba akan memecat victoria, tapi aku langsung melarang nya. Aku pun berjanji pada appa saat itu aku akan memutuskan hubungan ku dengan victoria asalkan victoria tidak di pecat, dan mereka menyetujuinya. Tapi aku bukan orang bodoh yang akan melakukannya dengan mudah, jelas saja aku masih menjalin hubungan nya sampai sekarang dengannya, tapi itu kulakukan dengan cara sembunyi sembunyi  atau backstreet.

Haahh, akhirnya aku tiba sampai depan rumah ‘calon mertuaku’ aku harus terbiasa dengan semua ini, tapi benarkah ini rumahnya, atau yang ada di seberang ini. Aku mencoba keluar dari mobilku untuk memastika bahwa rumah yang kukunjungi tepat. Tapi tiba tiba ada seorang gadis dengan pakaian yang acak acakan dan rambut yang di kucir asal asalan berlari kearah ku, sepertinya dia sangat membutuhkan pertolongan, humm apa peduliku…. hmmm lumayan cantik juga yeojaini, tapi kecantikannya tidak sebanding dengan victoria ku.

Tiba tiba gadis aneh ini berhenti di depan ku dengan nafas tersenggal senggalk dan berkata
“ya ahjussi tampan, maukah kau membantuku, eo? Aku akan memberikan apapun yang kau mau asal kau membantuku. Uang! Aku akan berikan pada mu sebanyak yang kau mau. Eo? Jebal bantulah aku” mwo? Ahjussi? Apa wajahku setua itu sehingga di panggil ahjussi? Dia adalah gadis pertama yang memanggilku dengan sebutan ahjussi. Astaga sulit di percaya. Lihatlah, bahkan dia menunjukan puppy eyes nya pada ku, sayang sekali nona, aku tidak akan tergoda. Baiklah, sepertinya sedikit bermain main dengannya sangat mengasyikan.

“apa bahkan jika aku meminta tubuhmu kau akan memberikannya” uh oh. Baru kali ini aku mengeluarkan  kata kata kasar tersebut pada seseorang, apalagi pada seorang wanita. Terserahlah, aku bukan seorang manusia berhati malaikat.

“MWO?” kata yeoja itu dengan sedikit berteriak. Hahah sepertinya dia kaget. Rasakan, kau belum pernah mengenal cho kyuhyun, jadi jangan cari masalah pada ku.

“apa semurah itu harga dirimu? Baiklah jika begitu aku akan membantumu. Satu bantuan untuk satu malam. Bisakah?” astaga, bahkan kata kata menjijikan itu keluar begitu saja dari mulutku. Walaupun aku hanya bermain main dengan ucpan ku ini, tapi sepertinya ini sangat kasar jika diucapkan untuk seorang wanita. Eh, chamkaman, sepertinya aku mengenal wajah ini. Bukankah wajah ini yang ada di dalam foto sunbae ku dan wajah ini yang ada di foto saat eomma menunjukan foto yang akan di jodohkan pada ku? Ahhh, arraseo, sepertinya dia mau mencoba menghindar dari perjodohan ini.

Dan sepertinya perkataan ku tadi telah membuatnya marah dan ingin memukulku. Dengan memasang wajah yang sangar, yeoja ini mengangkat tanganya bersiap siap untuk melayangkan satu tamparan di pipi ku. Lihatlah wajahnya sangat menakutkan. Saat yeoja itu hendak menamparku tiba tiba aku melihat segerombolan manusia manusia paruh baya yang aku yakin itu adalah orang tua ku dan ‘calon mertuaku’. Segera saja ku tangkap tangan yeoja ini dan menariknya ke dalam pelukanku. Dia pun membisikan sesuatu pada ku “jebal.. bantu aku, kali ini saja, aku tahu kau namja baik baik dan terhormat, jadi tidak mungkin kau menginginkan tubuhku yang tidak indah ini, aku bisa melihat dari garis wajahmu”

Baiklah, aku pun mengikuti jalan permainannya. Kau sepertinya sudah terlambat agashi. Hahaha ide nya sangat buruk. Aku ingin tertawa rasanya. Aku pun mengendurkan pelukannya dan tiba tiba aku merasakan sebuah tangan mengamit lenganku. Hahaha dasar yeoja bodoh. Akulah namja yang akan di jodohkan pada mu, kau akan menjadikanku pacar pura pura mu kan agar mereka menggagalkan rencana nya? Hah, hidupku seperti dalam drama drama.

Youngie pov

Sepertinya namja ini mau membantuku. Dia sangat tampan, yah, aku jatuh cinta pada nya. Pada saat dia menarikku kedalam pelukkan nya tadi aku sangat bahagia sekaligus kaget. Seperti inikah rasanya jatuh cinta? Aku baru merasakannya. Aku mencintainya pada pandangan pertama. Ini sangat sulit di percaya. Tapi lidahnya sangat tidak sesuai dengan wajah tampan nya.huumm  Seandainya saja dialah namja yang akan di jodohkan pada ku, tidak perlu lagi aku mencoba untuk melarikan diri.

Youngie, sadarlah, bukan waktunya untuk memikirkan itu. Eomma appa dan tuan sekaligus ny cho datang setelah mendengar satpam tersebut berteriak memanggil namaku. Mereka semua pun menghampiriku. Baikalah, saatnya akting dimulai youngie.

“eomma, perkenalkan, dialah namjachinguku, tampan bukan? Apa eomma dan appa tega memisahkan kami berdua, huh? Lihatlah eomma, bahkan wajahnya tampak sangat kusut saat aku memberitahunya bahwa aku akan di jodohkan. Eomma, kurang apa lagi pacarku ini, dia tampan, kaya, berwibawa, mempunya pekerjaan tetap, dan dia pemegang saham terbesar sekaligus dialah direktur satu perusahaan di korea ini. Apa eomma sekarang akan berhenti menjodohkanku, huh?” hahah lihatlah wajah mereka yang tampak kaget. Kali ini aku pasti menang.

“aigooo yeongi ternyata berpacaran dengan uri kyuhyun?” hah? Bagaimana ny cho tahu namanya nya. Bahkan akupun belum mengetahui namanya. Dan ‘uri kyuhyun’ apa maksud semua ini?atau jangan jangan dialah namja yang akan di nikahkan pada ku? Astaga eottokhae?

“yeongi-ah, kenapa kau tidak mengatakan bahwa dialah namja chingu mu. Jika tau begini maka kami akan langsung mempercepat pernikahan kalian. Apa kau ingin memberikan kejutan pada kami? Aigooo uri yeongi neomu kyeowo” teriak eomma ku dengan riang sambil memelukku. Ternyata keberuntungan tidak memihak kepada ku. Kulirik namja itu sekilas dan dia hanya terkekeh pelan dan agak mengejekku karena aktingku tadi. Aigooo…. aku sangat malu sekarang.

“cahh, sekarang mari kita melanjutkan acara pertemuan ini, bukankah keadaannya sudah membaik? Youngie, apa kau juga kaget bahwa namjachingumu lah yang akan menjadi calon suamimu?. Selera mu benar benar bagus nak” ucap appa ku sambil mengelus puncak kepala ku. Sungguh, aku sangat sangat kaget sekaligus senang. Baiklah, apalagi yang kau fikirkan youngie, bukankah do’a mu terkabul? Namja tampan ini akan menjadi suami mu. Harusnya kau merasa senang.

Saat mereka semua sudah kembali masuk ke rumah dan tinggalah aku dan si namja tampan yang bernama cho kyuhun ini. Aku hanya bisa mematung menyaksikan semua yang telah terjadi ini. Benarkah ini bukan mimpi. Sungguh seperti sebuah drama. Akupun mencoba mengembalikan semua kesadaran ku, aku mencoba berjalan untuk memasuki rumah tiba tiba sebuah tangan menahanku.

“Harusnya tadi kau tidak menjadikanku objek tipuanmu. Lihatlah sekarang, bahkan mereka akan mempercepat acara pernikahannya. Aku datang kesini untuk menjelaskan bahwa aku tidak setuju dengan perjodohan ini, tapi kau? Kau menghancurkan semuanya. Huh! Semua sudah terlambat. Geurigo aku mau mengatakan bahwa akting mu bagus nyonya park. Hahaha selamat atas kegagalan mu. Sepertinya kau harus mencoba sekali lagi”

Lihatlah, perkataannya benar benar menusuk. Setelah dia mencecarkan semua kalimat menyakitkan itu diapun langsung meninggalkan ku pergi dan aku masih mematung atas perkataan barusan. Tampan tadi tidak punya etika. Dasar…

At park family’s room

Dan disinilah aku. Duduk di meja makan bersama orang orang yang akan menjadi bagian dari keluarga ku. Kulihat wajah eomma yang sangat tenang dan sepertinya sangat senang. Aku tidak pernah melihat wajahnnya setenang ini. Mianheyo eomma, aku telah membuatmu susah. Baiklah dengan senang hati aku akan menyetujui perjodohan ini. Aku tidak perduli dia menyukaiku atau tidak, tapi aku yakin, benih benih cinta pasti akan tumbuh seiring berjalannya waktu. Drrtt….drrrtt…drrrrt… tiba tiba satu message di android ku datang dari donghae oppa. –youngie, eotte? Geu namja eotte? Apakah dia tampan? Bagaimana jika di bandingkan dengan ku? Huh?-  begitulah bunyi pesan singkat dari nya. Aku sangat akrab dengannya. Bahkan tak segan segan kami saling berbagi cerita tentang bagaimana hari hari yang kami jalani.dia hanya akan bersikap hormat padaku saat dihadapan rekan rekan kerja bawahannya dan di depan orang tuaku. Kami mempunyai tempat favorite yang hanya kami berdua yang tahu. Aku dulu mencintainya, tapi ternyata harapan ku hilang. Dia hanya menganggapku sebagai dongsaeng. Huh sudahlah, lebih baik aku tidak mengingatnya.

Anyeong haseyo… jeongmal gamsahamnida udah baca ff aku,  Ini adalah ff pertma aku, maaf banget kalo jelek^^ hehehe …. mohon rcl nya ^^

Plagiarism go away…..

Advertisements